LAPORAN KEGIATAN
GEOSCIENCE STUDENT COMPETITION
A.    Pendahuluan
Geoscience Student Competition merupakan salah satu kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh FGMI (Forum Geosaintis Muda Indonesia) sebagai perwakilan dari IAGI (Ikatan Ahli Geologi Indonesia). Geoscience Student Competition merupakan kegiatan kompetisi bertujuan sebagai wadah bertukar pengalaman, menghidupkan budaya penelitian, mengukur kemajuan ilmu yang diterima di kampus, memperluas dan memperkutrealsi antara kampus dan professional yang tergabung dalam FGMI atau IAGI, serta organisasi professional lainnya.
B.     Waktu dan Tempat
Geoscience Student Competition dilaksanakan di Universitas Brawijaya, Malang. Kegiatan dilakukan selama 3 hari yang dimulai dari 22 November 2018 – 25 November 2018.
C.    Peserta
Peserta GEOSC 2018 terdiri dari  20 SM-IAGI yang berada di Indonesia dengan jumlah member pada setiap tim terdiri dari 3 orang. 
D.    Dokumentasi Kegiatan
1.      22 November 2018

 

Technical Meeting bersama panitia Geoscience Student Competition di Gedung MIPA center Universitas Brawijaya, Malang.

2.      23 November 2018

 

Field Trip pemberian materi oleh Bapak Handoko Teguh Wibowo S.T, M.T pada Stopsite 1. Lokasi Puncak Sumawe, Sumber Agung, Sumbermanjing, Jawa Timur


 
Pengamatan singkapan pada Stopsite 1. Lokasi Puncak Sumawe, Sumber Agung, 
Sumbermanjing, Jawa Timur


Pemberian materi oleh bapak Handoko Teguh Wibowo S.T, M.T pada Stopsite 2. Lokasi Tambang Piropilit Desa Argotirto Kec. Sumbermanjing, Wetan, Jawa Timur.
Pengamatan singkapan pada Stopsite 2. Lokasi Tambang Piropilit Desa Argotirto Kec. Sumbermanjing Wetan Jawa Timur.

Wisata yang dilakukan di daerah stopsite 3. Lokasi Pantai Ungapan, Desa Gajahrjo, Kecamatan Gedang, kabupaten Malang, Jawa Timur


3.      24 November 2018
Pelaksanaan Lomba Play Based Exploration yang dilaksanakan di Banquet Room di Gedung MIPA Center Universitas Brawijaya

Pelaksanaan Lomba Geothermal yang dilaksanakan di Banquet Room di Gedung MIPA Center Universitas Brawijaya

4.      25 November 2018
Presentasi Team SM-IAGI UNG pada Lomba Geoscience Knowledge yang dilaksanakan di Banquet Room di Gedung MIPA Center Universitas Brawijaya

Forum diskusi program kerja setiap SM-IAGI yang di pimpin oleh ketua FGMI Bapak Nurcholis pada malam Gala Dinner. Lokasi Regent’s Park Hotel, Malang

Penganugrahan juara Geoscience Student Competition di pada malam Gala Dinner. 
Lokasi Regent’s Park Hotel, Malang

Penganugrahan juara Geoscience Student Competition di pada malam Gala Dinner. 
Lokasi Regent’s Park Hotel, Malang



   Penulis: Dewi Darmayanti Tolodo

   Editor  : Fauzul Chaidir A. Usman
P




Dalam rangka memperingati Hari Ozon Sedunia, SM-IAGI UNG bersama mahasiswa program studi Teknik Geologi menyelenggarakan kegiatan “Gerakan 1000 Pohon untuk Konservasi Danau Limboto”  di Desa Labanu, Kecamatan Tibawa, Kab. Gorontalo. Kegiatan yang dilakukan pada tanggal 16 September 2018 ini mengajak warga Desa Labanu untuk ikut menanam 1000 pohon yang selain sebagai upaya untuk mengurangi gas Carbon Dioksida di udara, juga sebagai konservasi Danau Limboto yang semakin hari semakin mendangkal.
DAS Alo yang terletak di Desa Labanu merupakan daerah yang sangat kritis. Sebagai sub DAS yang berada dalam system DAS Limboto, DAS Alo merupakan penyumbang terbesar sedimen ke Danau Limboto, yaitu sekitar 947.148,87 ton (Lihawa dan Sutikno, 2009). Jika kondisi ini terus dibiarkan, Danau Limboto akan menjadi daratan akibat proses pendangkalan.
Maka dari itu diadakannya kegiatan penanaman ini yang bertujuan untuk mengunggah kesadaran mahasiswa serta warga sekitar agar bersama-sama peduli terhadap lingkungan tempat mereka tinggal.
Kegiatan ini dimulai pukul 09.00 WITA dan diawali dengan acara pembukaan yang dihadiri oleh Aparat Desa Labanu, mahasiswa Program Studi Teknik Geologi, beserta panitia pelaksana kegiatan.
Pembukaan Kegiatan Sosialisasi di Kantor Desa Labanu,Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo
Rangkaian acara pembukaan meliputi sambutan Wakil Ketua SM-IAGI UNG serta sambutan dari Kepala Desa Labanu sekaligus secara resmi membuka kegiatan pada pagi hari itu.


Sambutan oleh Wakil Ketua SM- IAGI UNG
Acara seanjutya yaitu penanaman pohon. Warga Desa Labanu, mahasiswa Teknik Geologi, beserta panitia pelaksana dibagi dalam 5 kelompok untuk menanam pohon di lokasi yang berbeda-beda. Lokasi penanaman pohon tersebut meliputi pinggiran sungai Alo, lereng, dan pinggiran jalan Desa Labanu. Masing-masing bibit pohon yang ditanam meliputi bambu 60 buah, pucuk merah 500 buah, sirsak 200 buah, nyatok 100 buah, ketapang kencana 100 buah, tanjung 600 buah, mahoni 800 buah dan Glodokan 200 buah.



Penanaman bibit pohon yang di lakukan oleh mahasiswa dan masyarakat setempat
Kegiatan penanaman pohon ini selesai pada pukul 16.00 WITA. Dengan selesainya penanaman 3000 pohon di Desa Labanu, panitia beserta Kepala Desa menutup kegiatan ini. Wakil Ketua SM-IAGI UNG pada acara penutupan menghimbau pada masyarakat agar merawat bibit-bibit yang telah ditanami. Acara penutupan dilanjutkan dengan foto bersama.
Foto bersama peserta dan pemerintah Desa setempat
Kegiatan penanaman 1000 pohon yang dilaksanakan di Desa Labanu berjalan dengan lancar. Semoga hadiah pohon dari BP DAS Bone Bolango yang kami tanam dapat mengurangi pendangkalan Danau Limboto, agar tak hanya kita yang masih bisa menikmati keindahan Danau Limboto, melainkan anak cucu kita di masa depan nanti.

Penulis: Nani Mardiani H. (Sekretaris SM-IAGI UNG)









GEOLOGI DAN GORONTALO OUTER RING ROAD.
Pemerataan Pembangunan merupakan salah satu program Pemerintah Indonesia. Sarana infrastruktur daerah berfungsi sebagai penunjang berkembangnya suatu daerah. Oleh karenanya, pemerintah daerah di seluruh Indonesia tengah giat melakukan pembangunan infrastruktur daerah, salah satunya jalan raya.
Pembangunan infrastruktur daerah Gorontalo berfokus pada pemerataan pembangunan dan penjaminan ketersediaan infrastruktur daerah. Hal ini termasuk dalam 8 (delapan) program unggulan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Gorontalo tahun 2017-2022.
Proyek Prioritas Pembangunan Infrastruktur Perkotaan Indonesia
GORR merupakan proyek pembangunan jalan tol lingkar Gorontalo. Proyek ini termasuk dalam prioritas I pembangunan daerah dalam RPJMD Gorontalo. Jalan lingkar ini dibangun untuk menghubungkan bandara Djalaluddin Gorontalo menuju ke Kota Gorontalo. Ini merupakan mega proyek pemerintah Gorontalo. Proyek ini menghabiskan dana yang cukup besar dan ditargetkan selesai pada tahun 2019. Namun, pembangunan ini terkendala oleh longsor yang terjadi di beberapa titik. Permasalahan ini tentu saja memerlukan dana penanggulangan yang seharusnya tidak diperlukan.
Salah satu aspek penting yang harus diketahui ialah kondisi morfologi dan geologi suatu daerah. Survei geologi dibutuhkan untuk perencanaan dan pencegahan bencana geologi. Bencana geologi seperti longsor atau gerakan tanah sering menjadi permasalahan utama dalam proyek pembangunan jalan.
Gorontalo Outer Ring Road dan Patahan Gorontalo (Gorontalo Fault)
Sesar yang terdapat pada Gorontalo (Surmont dkk, 1994)
Daerah GORR secara regional termasuk dalam zona Patahan Gorontalo (Surmont dkk, 1994) yang memanjang dari daerah Teluk Kwandang hingga ke daerah Leato dengan melewati Danau Limboto. Patahan ini termasuk sebagai patahan aktif dengan pergerakan 8 mm/tahun (Bachri, 2011). Akibat dari zona patahan ini mengakibatkan adanya patahan-patahan minor di sepanjang jalur zona Patahan Gorontalo.
Keberadaan patahan Gorontalo ini merupakan hasil dari tunjaman (subduction) pada Laut Sulawesi (Watkinson dan Hall, 2016) dan merupakan salah satu penyebab gempa dan gerakan tanah. Dilansir dari okezone.com, salah satu aktivitas gempa bumi pada 15 juli 2017 disebabkan oleh aktivitas patahan Gorontalo. Bukti ini menjelaskan status patahan Gorontalo merupakan patahan aktif yang hingga saat ini masih mengalami pergerakan.
Kondisi Geologi daerah GORR
Proses pembangunan infrastruktur daerah perlu memerhatikan beberapa aspek sebelum pembangunannya. Aspek tersebut antara lain kondisi morfologi, kelerengan, dan geologi suatu daerah.
Gorontalo Outer Ring Road (GORR) dibangun melewati kondisi geologi yang bervariasi. Setiap kondisi geologi, meliputi aspek morfologi, litologi atau batuan, dan kemiringan lereng. Perbedaan kondisi geologi ini dapat mempengaruhi terjadinya longsor atau gerakan tanah. Setiap kondisi geologi yang berbeda memiliki mekanisme yang berbeda.
Berdasarkan pengamatan lapangan, batuan yang terdapat di sepanjang ruas jalan GORR terdiri dari batuan sedimen dan beku. Batuan sedimen yang terdapat pada lokasi merupakan batu gamping klastik. Karakteristik batugamping mudah terlarutkan oleh air (solusional). Karakteristik ini merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya longsoran.
Salah satu Longsoran pada GORR
Batuan beku pada daerah ini tergolong sangat solid. Namun, kondisi batuan mengalami perekahan yang intensif, dipengaruhi oleh patahan Gorontalo. Hal ini mengakibatkan sering terjadinya longsoran dengan material berupa bongkah. Longsoran ini sangat membahayakan dikarenakan material penyusunnya adalah batuan.
Pengukuran struktur geologi seperti yang dipublikasikan penulis dalam Jurnal Geomine (April, 2018) mengungkapkan bahwa arah tegasan utama berarah relatif Timur-Barat dengan dip direction relatif ke Selatan. Kedudukan bidang gelincir ialah N 126o E/21o SW. Hasil rekonstruksi tipe longsoran menunjukkan tipe plane failure.

Salah satu titik longsoran yang secara administratif berada di Kelurahan Isimu Raya menunjukkan tipe longsoran luncuran (sliding). Hal ini ditunjukkan dengan hasil pengamatan pada bidang gelincir yang menunjukkan jejak pergeseran berupa seretan. Kedalaman bidang gelincir diperkirakan sekitar 9 meter dari permukaan tanah yang didapatkan melalui analisis data geofisika. Hasil penelitian berdasarkan analisis data geofisika akan dipresentasikan tim penulis dalam International Conference TREPSEA 2018 yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2018.
Perbedaan mekanisme longsoran ini memerlukan penanganan yang berbeda tergantung pada kondisi yang teramati di lapangan. Metode penanganan ini perlu disesuaikan dan dikondisikan dengan mekanisme pergerakan longsoran di daerah GORR. Adanya penyelidikan mekanisme longsoran ini dapat mencegah dan mengurangi potensi longsor dan mengetahui cara penanganan apabila terjadi longsor. Dengan adanya penyelidikan awal mengenai mekanisme longsoran, kita dapat mengefisienkan anggaran dana dan waktu pembangunan sesuai jadwal yang ditargetkan.
Oleh karenanya, sebelum proyek pembangunan perlu dilakukan survei geologi untuk menjelaskan mekanisme longsoran yang terjadi. Perlu adanya pengkajian mengenai mekanisme longsoran sehingga dapat meminimalisir pengeluaran biaya serta demi keamanan jalan tol lingkar Gorontalo. Dengan mengetahui mekanisme longsorannya, pengambilan langkah pencegahan dan penanggulangannya dapat dilakukan dengan efisien. Tahun 1779, geologi pertama kali diperkenalkan sebagai istilah yang baku, maka di zaman milenial ini di mana ilmu pengetahuan berkembang demikian pesat, geologi bukanlah barang baru dalam pekerjaan keteknikan.
-----
Penulis adalah Tim PKM-PE (Program Kreativitas Mahasiswa – Penelitian) yang terdiri dari 3 mahasiswa Teknik Geologi UNG (Fauzul C.A Usman, Reski F. Duwingik, dan Della N. Kasim) dengan dosen pendamping I.N Manyoe. Penelitian di GORR didanai oleh KEMENRISTEKDIKTI.



Tingginya intensitas gempa diwilayah Provinsi Gorontalo, menjadikan gorontalo sebagai salah satu provinsi dengan tingkat bahaya gempa yang cukup tinggi, untuk itu perlu adanya pengetahuan akan gempa sejak dini.
Melihat hal ini, Mahasiswa Program Studi Teknik Geologi, Jurusan Ilmu dan Teknologi Kebumian (ITK), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNG atas nama Reskiyanto Fauzi Duwngik, Della Nawarita P. Kasim, Fahmi Idris, Revaldi Helamsyah, Rachmat Ramadhan didampingi pembimbing mereka Dr. Sc, Yayu Indriati Arifin M.Si mencoba mengembang sebuah program yang diberi nama Media PIPI DAN KENING di SDN 23 Kwandang Desa Masuru, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalu Utara, Provinsi Gorontalo.
PIPI DAN KENING sendiri merupakan kepanjangan dari Pyramid Holographic And Earthquake Fun Learning dimana setiap siswa akan diperkenalkan mengenai apa itu gempa, penyebab gempa, bahaya gempa, dan juga apa yang dilakukan ketika terjadi gempa. Konsep ini sendiri menggunakan hologram sederhana yang dikombinasikan dengan lagu. Penggunaan media hologram ini ditujukan untuk meningkatkan daya tangkap siswa dalam proses pembelajaran. Media ini lebih efektif dibandingkan dengan metode ceramah, karena menunjukan suatu hal yang baru kepada siswa. Selain itu, media fun learning atau belajar sambil bermain adalah proses pembelajaran kepada siswa yang membuat suasana belajar menjadi lebih menyenangkan serta tidak mudah bosan.



“Sosialisasi”
“RAGI (Ramadhan Bersama SM-IAGI)”
Dalam rangka memeriahkan bulan suci ramadhan, SM-IAGI UNG menggelar kegiatan sosialisasi dengan tema RAGI (Ramadhan Bersama SM-IAGI) di Masjid Nurul Jibal, Desa Masuru, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi antara siswa/siswi SDN 23 Kwandang dan Mahasiswa serta berbagi bersama siswa/siswi SDN 23 Kwandang. Kegiatan ini sendiri dilaksanakan pada tanggal 1 Juni 2018.
 Sambutan Ketua Takmirul Masjid sekaligus pembukaan kegiatan

Kegiatan diawali dengan pembukaan berupa sambutan ketua SM-IAGI UNG dan sambutan ketua Takmirul Masjid Nurul Jibal yang belokasi di Desa Masuru, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara. Kemudian acara dilanjutkan dengan games edukasi islami seputar pengetahuan dasar tentang agama Islam, games ini dimaksudkan untuk mereview kembali ingatan siswa mengenai pengetahuan mereka tentang agama Islam Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan donasi berupa buku islami serta dilanjutkan dengan buka puas bersama dengan peserta dan masyarakat sekitar.
Sesi Games Edukasi dengan peserta

 
Penyerahan Donasi berupa buku Islami

Kegiatan Buka Puasa Bersama dengan masyarakat desa Masuru

Kegiatan Sosialisasi yang dilaksanakan berlangsung dengan lancar dan dapat bermanfaat bagi peserta kegiatan dan bagi kita semua. Semoga kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi dan memberikan wawasan islami baru kepada anak-anak Desa Masuru, Kec. Kwandang, Kab. Gorontalo Utara.
Foto Bersama Panitia, pihak Takmirul Masjid, dan peserta kegiatan

Penulis : Reskiyanto Fauzi Duwingik
Editor   : Fauzul Chaidir A. Usman


SM IAGI UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
“Sosialisasi”
“MISTER (Mitigation of Earhquake Disaster)”
Bertepatan pada tanggal 26 April 2018, SM-IAGI UNG melaksanakan kegiatan Sosialisasi Geologi Project yang berada di daerah Hulonthalangi, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo. Sekolah tersebut dipilih untuk dilaksanakannya sosialisasi karena di sekitar sekolah tersebut rawan akan bencana tanah longsor. Kegiatan yang dilakukan yaitu berupa sosialisasi tentang Pengenalan bencana tanah longsor kepada siswa/siswi di SDN 48 Hulonthalangi. Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan siswa/siswi kelas 3, 4 dan 5 Sekolah Dasar.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengenalkan kepada siswa/i tentang bahaya tanah longsor yang ada di area sekolah tersebut. Pemateri dalam kegiatan Sosialisasi kali ini ialah Mahasiswa dari Program Studi Teknik Geologi.
Kegiatan sosialisasi ini dimulai dari pembukaan yang dilaksanakan pada tanggal 26 April 2018 pukul 09:00 WITA. Pembukaan dihadiri oleh Kepala Sekolah SDN 48 Hulonthalangi, Kota Gorontalo dan panitia pelaksana kegiatan.
Pembukaan Kegiatan Sosialisasi Geologi Project di SDN 48 Hulonthalangi
 Rangkaian acara meliputi sambutan yang disampaikan oleh Ketua Umum SM-IAGI UNG, dan dilanjutkan dengan sambutan Kepala Sekolah SDN 48 Hulonthalangi sekaligus dengan resmi membuka kegiatan sosialisasi.
Sambutan oleh Ketua SM- IAGI Universitas Negeri Gorontalo

Sambutan sekaligus membuka kegiatan Sosialisasi oleh Kepala Sekolah SDN 48 Hulonthalangi

Acara selanjutnya yaitu Pemaparan materi Sosialisasi tentang bencana tanah longsor oleh Fauzul Chaidir A. Usman dan Reskiyanto Fauzi Duwingik. Materi yang disampaikan berfokus pada pengenalan bencana alam dan dibawakan dengan santai.
Pemaparan materi tentang Pengenalan bahaya tanah longsor dan cara menghindarinya oleh Pemateri (Fauzul Chaidir A. Usman)
Pemaparan materi tentang Proses terjadinya tanah longsor oleh Pemateri (Reskiyanto Fauzi Duwingik)
Kemudian diadakan sesi tanya jawab kepada siswa/siswi kelas 3, 4 dan 5 mengenai materi yang dibawakan oleh pemateri sekaligus dengan pemberian hadiah bagi siswa/siswi yang bisa menjawab pertanyaan. Antusias siswa dalam menjawab pertanyaan sangat luar biasa. Hal ini menunjukkan siswa-siswa cukup konsentrasi dalam menerima materi yang disampaikan.
Sesi tanya jawab bersama adik- adik SDN 48 Hulontalangi
Acara dilanjutkan dengan peninjauan langsung di lapangan dan pemberian materi langsung di luar ruangan tentang kondisi sekitar sekolah yang sangat beresiko terkena tanah longsor. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran anak-anak untuk tanggap banana sejak dini.
Penjelasan Bahaya tebing yang ada disekitar sekolah yang sangat memicu terjadinya tanah longsor oleh Pemateri (Fauzul Chaidir A. Usman)

Acara ditutup dengan foto bersama dengan Bapak kepala sekolah beserta guru- guru serta siswa/ siswi SDN 48 Hulonthalangi. Kegiatan Sosialisasi yang dilaksanakan berlangsung dengan lancar dan semoga dapat bermanfaat bagi adik adik SDN 48 Hulonthalangi dan bagi kita semua, semoga materi yang diberikan dapat  bermanfaat.
Terima kasih kepada pihak SDN 48 Hulonthalangi yang telah menerima dan mendukung sehingga kegiatan sosialisasi ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Tak lupa pula kepada seluruh panitia pelaksana kegiatan yang telah bekerja sama menyukseskan kegiatan sosialisasi ini.
Foto bersama Kepala sekolah beserta guru- guru SDN 48 Hulonthalangi
Foto bersama adik adik SDN 48 Hulonthalangi

Penulis: Nani Mardiani H. (Sekretaris SM-IAGI UNG 2017/2018)
Editor: Fauzul Chaidir A. Usman (Ketua Umum SM-IAGI UNG 2017/2018)

Foto Lainnya dapat dilihat disini

SM-IAGI UNG

{picture#https://pbs.twimg.com/profile_images/497585628695891970/5H6NQcSq.jpeg} SM-IAGI UNG | Seksi Mahasiswa - Ikatan Ahli Geologi Indonesia Universitas Negeri Gorontalo | Ekstraksi - Konservasi - Mitigasi {facebook#http://www.facebook.com/smiagiung} {twitter#http://twitter.com/smiagiung} {google#http://plus.google.com/+SMIAGIUNG} {pinterest#http://www.pinterest.com/smiagi} {youtube#http://www.youtube.com/channel/UC6ajXFGGmFmwwt-fsxNqsigL} {instagram#http://instagram.com/smiagiung}
Powered by Blogger.