Tim PKM bersama dosen pembimbing di Desa Ilotidea
Penelitian ini merupakan penelitian sains  yang dilaksanakan oleh Tim PKM-PE UNG. Terdiri dari 3 orang mahasiswa Prodi Teknik Geologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Gorontalo. Diketuai oleh Dewi Darmayanti Tolodo (Angkatan 2015), dan anggotanya Muhamad Danial Suma (Angkatan 2018), serta Nana Juhriana Yusuf (Angkatan 2018) yang dibimbing langsung oleh dosen pembimbing yaitu ibu Intan Noviantari Manyoe S.Si., M.T.

Seperti yang kita ketahui bahwa Desa Ilotidea merupakan salah satu dari sekian banyak desa di Kabupaten Gorontalo yang rawan akan bencana banjir. Keluhan dari masyarakat akan bencana banjir inilah yang menjadi latar belakang Tim PKM-PE UNG untuk melakukan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk merekomendasikan desa Ilotidea sebagai Kampung Sains Wisata Banjir kepada pemerintah agar bencana banjir sudah bukan lagi dianggap sebagai kabar buruk bagi warga desa Ilotidea, tetapi justru akan menjadi sumber ekonomi akan kelangsungan hidup warga yang terkena Banjir. Pembahasan penelitian mencangkup Geologi, Geomorfologi, Geofisika (analisis bawah permukaan), analisis citra radar SRTM (Shuttle Radio Topography Misiion) dan rancangan Kampung sains wisata banjir di Desa Ilotidea.

Rencananya hasil dari program penelitian ini akan dipresentasikan bersama dengan 2 tim PKM UNG lainnya yang lolos didanai RISTEKDIKTI dalam Monitoring dan Evaluasi (MONEV) di Universitas Negeri Makasar di akhir Juni 2019.

Pertemuan tim PKM-PE dengan Dekan FMIPA
            Dekan Fakultas MIPA UNG, Prof. Dr. Evi Hulukati, M.Pd sangat mengapresiasi dan bangga akan prestasi 3 tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) UNG yang ketiga-tiganya berasal dari Fakultas MIPA UNG. Beliau mengatakan bahwa penelitian-penelitian dari PKM ini dapat berguna untuk masyarakat ke depannya, khususnya di bidang pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat.

            Saat bertemu dengan tim PKM-PE (Geologi 4D dan Analisis Citra Radar untuk, Kampung Sains Wisata Banjir Ilotidea), Prof. Dr. Evi Hulukati, M.Pd mengatakan bahwa untuk pembangunan wisata banjir Desa Ilotidea, perlu tindakan dari pemerintah. “Untuk perencanaannya sendiri, saya salut dengan tim PKM mahasiswa yang mampu menganalisis dan membuat model Geologi 4 Dimensi desa yang nantinya akan menjadi acuan dalam pembangunan kampung sains ini. Akan tetapi, penerapannya ke depan tidak mungkin dilakukan mahasiswa semata. Maka dari itu, saya berharap penelitian ini dapat menarik perhatian dari pemerintah ke depannya dan dapat meneruskan harapan mahasiswa tim PKM ini” tambahnya.

            PKM-Penelitian ini sebelumnya telah  diumumkan lolos dan didanai Ristekdikti pada Maret 2019. Setiap tahun Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang berasal dari Fakultas MIPA berhasil lolos dan didanai RISTEKDIKTI. Pada tahun 2018, Tim PKM Penelitian yang berasal dari Fakultas MIPA UNG di bawah bimbingan Ibu Intan Noviantari Manyoe, S.Si., M.T berhasil meraih penghargaan sebagai Juara Favorit Presentasi dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional ke-31 di Yogyakarta. Pada PIMNAS ke-31 inilah UNG berhasil naik panggung PIMNAS dan menerima penghargaan untuk pertama kalinya sepanjang sejarah PKM. Semoga kesuksesan ini diikuti oleh tim selanjutnya.

  Siklus Wilson : Siklus yang sangat erat kaitannya dengan teori Tektonik Lempeng.

  Kita tau teori tektonik lempeng memperkenalkan mengenai lempengan bumi yang terpecah saling bergerak mendekat membentuk pegunungan dan menjauh membentuk lantai samudera. Nah menurut si bapak J. Tuzo Wilson, seorangahli geologi asal Kanada, bahwa akan terjadi suatu siklus tektonik dimana suatu continental akan terpecah membentuk suatu cekungan samudera, kemudian cekungan itu lambat laun akan menghilang dan akhirnya membentuk satu continental utuh lagi seperti semula. Siklus itulah yang dinamakan Siklus Wilson.






LAPORAN KEGIATAN
GEOSCIENCE STUDENT COMPETITION
A.    Pendahuluan
Geoscience Student Competition merupakan salah satu kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh FGMI (Forum Geosaintis Muda Indonesia) sebagai perwakilan dari IAGI (Ikatan Ahli Geologi Indonesia). Geoscience Student Competition merupakan kegiatan kompetisi bertujuan sebagai wadah bertukar pengalaman, menghidupkan budaya penelitian, mengukur kemajuan ilmu yang diterima di kampus, memperluas dan memperkutrealsi antara kampus dan professional yang tergabung dalam FGMI atau IAGI, serta organisasi professional lainnya.
B.     Waktu dan Tempat
Geoscience Student Competition dilaksanakan di Universitas Brawijaya, Malang. Kegiatan dilakukan selama 3 hari yang dimulai dari 22 November 2018 – 25 November 2018.
C.    Peserta
Peserta GEOSC 2018 terdiri dari  20 SM-IAGI yang berada di Indonesia dengan jumlah member pada setiap tim terdiri dari 3 orang. 
D.    Dokumentasi Kegiatan
1.      22 November 2018

 

Technical Meeting bersama panitia Geoscience Student Competition di Gedung MIPA center Universitas Brawijaya, Malang.

2.      23 November 2018

 

Field Trip pemberian materi oleh Bapak Handoko Teguh Wibowo S.T, M.T pada Stopsite 1. Lokasi Puncak Sumawe, Sumber Agung, Sumbermanjing, Jawa Timur


 
Pengamatan singkapan pada Stopsite 1. Lokasi Puncak Sumawe, Sumber Agung, 
Sumbermanjing, Jawa Timur


Pemberian materi oleh bapak Handoko Teguh Wibowo S.T, M.T pada Stopsite 2. Lokasi Tambang Piropilit Desa Argotirto Kec. Sumbermanjing, Wetan, Jawa Timur.
Pengamatan singkapan pada Stopsite 2. Lokasi Tambang Piropilit Desa Argotirto Kec. Sumbermanjing Wetan Jawa Timur.

Wisata yang dilakukan di daerah stopsite 3. Lokasi Pantai Ungapan, Desa Gajahrjo, Kecamatan Gedang, kabupaten Malang, Jawa Timur


3.      24 November 2018
Pelaksanaan Lomba Play Based Exploration yang dilaksanakan di Banquet Room di Gedung MIPA Center Universitas Brawijaya

Pelaksanaan Lomba Geothermal yang dilaksanakan di Banquet Room di Gedung MIPA Center Universitas Brawijaya

4.      25 November 2018
Presentasi Team SM-IAGI UNG pada Lomba Geoscience Knowledge yang dilaksanakan di Banquet Room di Gedung MIPA Center Universitas Brawijaya

Forum diskusi program kerja setiap SM-IAGI yang di pimpin oleh ketua FGMI Bapak Nurcholis pada malam Gala Dinner. Lokasi Regent’s Park Hotel, Malang

Penganugrahan juara Geoscience Student Competition di pada malam Gala Dinner. 
Lokasi Regent’s Park Hotel, Malang

Penganugrahan juara Geoscience Student Competition di pada malam Gala Dinner. 
Lokasi Regent’s Park Hotel, Malang



   Penulis: Dewi Darmayanti Tolodo

   Editor  : Fauzul Chaidir A. Usman
P




Dalam rangka memperingati Hari Ozon Sedunia, SM-IAGI UNG bersama mahasiswa program studi Teknik Geologi menyelenggarakan kegiatan “Gerakan 1000 Pohon untuk Konservasi Danau Limboto”  di Desa Labanu, Kecamatan Tibawa, Kab. Gorontalo. Kegiatan yang dilakukan pada tanggal 16 September 2018 ini mengajak warga Desa Labanu untuk ikut menanam 1000 pohon yang selain sebagai upaya untuk mengurangi gas Carbon Dioksida di udara, juga sebagai konservasi Danau Limboto yang semakin hari semakin mendangkal.
DAS Alo yang terletak di Desa Labanu merupakan daerah yang sangat kritis. Sebagai sub DAS yang berada dalam system DAS Limboto, DAS Alo merupakan penyumbang terbesar sedimen ke Danau Limboto, yaitu sekitar 947.148,87 ton (Lihawa dan Sutikno, 2009). Jika kondisi ini terus dibiarkan, Danau Limboto akan menjadi daratan akibat proses pendangkalan.
Maka dari itu diadakannya kegiatan penanaman ini yang bertujuan untuk mengunggah kesadaran mahasiswa serta warga sekitar agar bersama-sama peduli terhadap lingkungan tempat mereka tinggal.
Kegiatan ini dimulai pukul 09.00 WITA dan diawali dengan acara pembukaan yang dihadiri oleh Aparat Desa Labanu, mahasiswa Program Studi Teknik Geologi, beserta panitia pelaksana kegiatan.
Pembukaan Kegiatan Sosialisasi di Kantor Desa Labanu,Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo
Rangkaian acara pembukaan meliputi sambutan Wakil Ketua SM-IAGI UNG serta sambutan dari Kepala Desa Labanu sekaligus secara resmi membuka kegiatan pada pagi hari itu.


Sambutan oleh Wakil Ketua SM- IAGI UNG
Acara seanjutya yaitu penanaman pohon. Warga Desa Labanu, mahasiswa Teknik Geologi, beserta panitia pelaksana dibagi dalam 5 kelompok untuk menanam pohon di lokasi yang berbeda-beda. Lokasi penanaman pohon tersebut meliputi pinggiran sungai Alo, lereng, dan pinggiran jalan Desa Labanu. Masing-masing bibit pohon yang ditanam meliputi bambu 60 buah, pucuk merah 500 buah, sirsak 200 buah, nyatok 100 buah, ketapang kencana 100 buah, tanjung 600 buah, mahoni 800 buah dan Glodokan 200 buah.



Penanaman bibit pohon yang di lakukan oleh mahasiswa dan masyarakat setempat
Kegiatan penanaman pohon ini selesai pada pukul 16.00 WITA. Dengan selesainya penanaman 3000 pohon di Desa Labanu, panitia beserta Kepala Desa menutup kegiatan ini. Wakil Ketua SM-IAGI UNG pada acara penutupan menghimbau pada masyarakat agar merawat bibit-bibit yang telah ditanami. Acara penutupan dilanjutkan dengan foto bersama.
Foto bersama peserta dan pemerintah Desa setempat
Kegiatan penanaman 1000 pohon yang dilaksanakan di Desa Labanu berjalan dengan lancar. Semoga hadiah pohon dari BP DAS Bone Bolango yang kami tanam dapat mengurangi pendangkalan Danau Limboto, agar tak hanya kita yang masih bisa menikmati keindahan Danau Limboto, melainkan anak cucu kita di masa depan nanti.

Penulis: Nani Mardiani H. (Sekretaris SM-IAGI UNG)







SM-IAGI UNG

{picture#https://pbs.twimg.com/profile_images/497585628695891970/5H6NQcSq.jpeg} SM-IAGI UNG | Seksi Mahasiswa - Ikatan Ahli Geologi Indonesia Universitas Negeri Gorontalo | Ekstraksi - Konservasi - Mitigasi {facebook#http://www.facebook.com/smiagiung} {twitter#http://twitter.com/smiagiung} {google#http://plus.google.com/+SMIAGIUNG} {pinterest#http://www.pinterest.com/smiagi} {youtube#http://www.youtube.com/channel/UC6ajXFGGmFmwwt-fsxNqsigL} {instagram#http://instagram.com/smiagiung}
Powered by Blogger.