geologi adventure sm-iagi ung

geologi, jules verne, a journey to the center of the earth sm-iagi ung
Interior bumi dari buku
"A Journey to the Center of the
Earth". Ilustrasi: Edouard Riou
(1833-1900)
Bagian interior planet kita sudah menjadi kotak hitam "black box" dalam waktu yang sangat lama, dan masih menyimpan banyak misteri. Ilmuan kebumian pada jaman dulu telah memodelkan interior bumi yang sangat berbeda dari yang disajikan dalam textbook modern. Kita semua tahu tentang buku yang berjudul "A Journey to the Center of the Earth" yang ditulis oleh Jules Verne, pada saat itu pengetahun tentang interior bumi masih sangat terbatas. Berbeda dengan sekarang, ilmu kebumian yang terus berkembang membuat kita tahu banyak hal, meskipun masih ada hal-hal lain yang belum diekplorasi.
gambar struktur bumi zaman dulu geologi sm-iagi ung
An old view of the earth,
dimana inti (A) diwakili oleh reservoir
air yang terhubung dengan lautan. E adalah
magma, terhubung dengan gunung
berapi. Ilustrasi: U. Hjarne, 1706.

Isaac Newton adalah salah satu ilmuwan pertama yang berteori tentang struktur Bumi. Berdasarkan studinya tentang gaya gravitasi, Newton menghitung densitas rata-rata Bumi dan hasilnya adalah interior bumi memiliki nilai densitas dua kali lebih besar daripada  batuan permukaan.

Ada dua pandangan fundamental dalam pembagian stratifikasi interior planet bumi. Yang pertama didasarkan dari perbedaan mineralogi dan komposisi kimia, misalnya minyak yang mengambang di atas air dikarenakan komposisi kimia yang berbeda. Berikutnya didasarkan pada perubahan sifat fisik batuan/material dari pusat sampai bagian terluar planet bumi. Misalnya, minyak dan air memiliki sifat mekanik yang sama (fluida). Di sisi lain, air dan es memiliki komposisi yang sama, tapi air adalah fluida dengan sifat mekanik yang jauh berbeda dari es yang bersifat padat.

Chemical/Mineralogic Stratification
  • Kerak benua : tersusun dari batuan yang densitasnya rendah seperti granit (~2.7 g/cm3). Ketebalan mulai dari 15-70 km, dan bisa mencapai 100 km di daerah sabuk pegunungan seperti Himalaya.
  • Kerak samudera : seluruhnya tersusun dari ekstrusi basal di mid-ocean ridges, densitas (~3.0 g/cm3). Jauh lebih tipis dari kerak benua, mulai dari 5-10 km.
  • Mantel : tersusun dari batuan yang densitasnya tinggi, peridotit (~3.4 g/cm3). Mengandung sebagian besar olivin. Bagian atas mantel bersifat kaku seperti kerak, dan bagian bawahnya bersifat lunak.
  • Core : tersusun dari besi dan nikel, densitas sangat tinggi (10-13 g/cm3).
Mechanical (Rheologic) Stratification
  • Lithosphere : bersifat kaku, ketebalan berkisar dari 5-200 km.
  • Asthenosphere : bersifat lunak karena batuan yang ada di lapisan ini sudah mendekati titik leburnya, mengalir seperti cairan yang sangat kental. Perlu untuk dicatat bahwa meskipun astenosfer bisa "mengalir", bukan berarti adalah cairan. Oleh karena itu gelombang S dan P bisa melewati lapisan ini.
  • Mesosphere : merupakan bagian terdalam dan paling tebal dari mantel. Bersifat kaku, pada kedalaman sekitar 660 km, tekanan dan suhu semakain besar sehingga mantel tidak lagi mengalir.
  • Outer core : bersifat liquid, dimana cairan besi dan nikel mengalir mengatur medan magnet global. Tidak bisa dilewati oleh gelombang S.
  • Inner core : bersifat solid, titik lebur semakin meningkat karena tekanan di lapisan ini sangat ekstrim.
struktur bumi, mineralogi, komposisi kimia, mekanik, fisik, kerak, mantel, inti, litosfer, astenosfer, mesosfer, inti dalam, inti luar, sm-iagi ung
Struktur interior bumi. (bagian kiri) stratifikasi berdasarkan komposisi, dan(bagian kanan) stratifikasi berdasarkan sifat fisik.
(dimodifikasi dari: Jacson, J., McKenzie, D., Priestley, K., dan Emmerson, B, 2008)
Other terms:
* Bidang Moho (Mohorovicic Discontinuity) adalah batas antara kerak dengan mantel bumi.
* Bidang Lehmann (Lehmann Discontinuity) adalah batas antara inti luar dengan inti dalam.

Compiled by @EFBumi

rock geologi geology geologist sm-iagi ung

Apa yang dimaksud dengan batuan?
Batuan adalah material keras dan kompak yang terbentuk secara alami dan tersusun dari satu atau beberapa jenis mineral. Kombinasi mineral yang paling sering ditemui seperti feldspar, kuarsa, mika, olivin, kalsit, piroksen dan amphiboles. Sedangkan mineral lainnya, ada sekitar lebih dari 3000 jenis mineral, jarang ditemukan dalam jumlah yang cukup besar sebagai pembentuk batuan. Seorang yang ahli dalam bidang ini disebut Petrologist.

jenis batuan beku, metamorf, sediment, granit, breksi, hornfels
(Kiri) Granit - Batuan Beku, (Tengah) Breksi - Batuan Sedimen, (Kanan) Hornfels - Batuan Metamorf
Sumber gambar : www.geology.com
Batuan dibagi dalam tiga kelompok berdasarkan proses terbentuknya; batuan beku, batuan sedimen, dan metamorf. Batuan beku terbentuk dari hasil pembekuan magma, dengan atau tanpa proses kristalisasi, baik dibawah permukaan sebagai batuan intrusif maupun di atas permukaan sebagai batuan ekstrusif. Batuan sedimen terbentuk dari material batuan lainnya (bisa juga dari material organik) yang melalui proses transportasi, deposisi, kompaksi dan sementasi. Sedangkan batuan metamorf adalah batuan ubahan/malihan yang dapat terbentuk dari jenis batuan lain yang mengalami peningkatan suhu dan tekanan (pressure).

Apa yang dimaksud dengan mineral?
Mineral adalah sebagai penyusun batuan yang ada di kerak bumi - bersifat padat, anorganik, memiliki struktur molekul atau sistim kristal dan komposisi kimia tertentu. Mineral terbentuk dari elemen-elemen. Elemen adalah zat sederhana yang tidak dapat dipecah menjadi zat lain. Nama unsur diturunkan sebagai kombinasi huruf yang disebut simbol, misalnya: natrium (Na); klorin adalah (Cl). Salt adalah kombinasi natrium dan klorin, dengan demikian ditulis sebagai simbol rumus NaCl. Banyak mineral yang terdiri dari berbagai macam elemen, sehingga memiliki formula yang sangat kompleks. Mineral yang paling umum adalah yang didasarkan pada silikon dan oksigen, Si04.

contoh mineral kuarsa, emas, kalsit (SM-IAGI UNG
(Kiri) Mineral Kuarsa - SiO2, (Tengah) Mineral Emas - Au, (Kanan) Mineral Kalsit - CaCO3
Sumber gambar : www.minerals.net
Mineral dapat ditemukan dalam gumpalan besar tak berbentuk yang disebut "massive" atau dalam bentuk khusus yang disebut kristal. Pada umumnya mineral terbentuk di antara mineral lainnya dan tumbuh dengan bentuk yang tidak beraturan. Namun jika mineral tumbuh di tempat yang bebas, misalnya: lubang atau rongga dalam batuan di sekitarnya, bentuk mineral ini disebut geodes, vugs atau pockets.

Kenapa mineral itu penting?
Mineral adalah bahan baku logam yang diproduksi menjadi suatu barang. Contohnya; pensil terbuat dari (lead) campuran mineral grafit dengan lempung. Bola lampu terbuat dari tungsten (wolframite dan scheelite). Film untuk kamera dan baterai menggunakan silver dan argentite.

Salam,
@EFBumi

sm-iagi ung geologi geologists pengenalan

Apa yang dimaksud dengan geologi?
Geology is the study of the earth.

Geologi adalah ilmu yang baru, ilmu ini dikenal sejak beberapa ratus tahun yang lalu.
Geologi adalah dimana ilmu-ilmu lain (seperti: kimia, fisika, biologi, dll) terintegrasi untuk dapat menggambarkan, menjelaskan, dan memahami proses, sifat fisik dan material pembentuk bumi. Geologi adalah dimana fantasi dan sekumpulan fakta bertemu dalam satu ruang kreatifitas. Geology is where time goes wild !!!

Geologi memiliki sejumlah disiplin ilmu yang saling berhubungan erat seperti; Geomorfologi, Petrologi, Sedimentologi, Geologi Struktur, Tektonika, Geologi Sejarah, Paleontologi, Geofisika, Endapan Mineral, dan Geologi Minyak Bumi. Misalnya, Geologi Minyak Bumi pasti akan melibatkan, diantaranya: survey seismik (Geofisika), interpretasi struktur (Geologi Struktur), sedimentological understanding (Sedimentologi), paleontological dating (Paleontologi), dll.

Ada yang beranggapan bahwa geologi sangat tidak akurat atau tidak saintifik. Alasannya adalah sistem alam dari bumi kita yang sangat kompleks. Setiap batuan, oilfield reservoir atau ore body itu terbentuk dari interaksi antara proses dan mekanisme geologi yang 'unique' dan sangat sulit untuk diprediksi secara detail. Sebagai contoh, geologi dapat memprediksi wilayah yang rawan gempa bumi, letusan gunungapi, atau longsoran batuan yang diperkiran akan terjadi 100 tahun mendatang atau lebih, tapi tidak tahu persis kapan dan bahkan tidak tahu persis dimana itu akan terjadi.

Geologi selalu dalam aspek orientasi proses. Bagaimana batuan reservoir itu terbentuk? Apakah itu terbentuk dari pasir yang ada di pantai, atau channel bar yang ada di sungai, atau dari submarine slide deposit? Bagaimana magma bisa sampai ke permukaan melewati kerak bumi dan menghasilkan gunungapi? Kenapa erupsi gunungapi dan gempa bumi terjadi berulang kali di beberapa daerah sedangkan di daerah lain tidak? Banyak pertanyaan-pertanyaan tentang peristiwa geologi yang terjadi di planet kita ini, dan ahli geologi harus open mind dan memiliki keinginan untuk mencari tahu jawaban yang masuk akal.

Singkapan batupasir di Gorontalo Utara - Pulau Saronde (SM-IAGI UNG) outcrop geologi geology
Geology is everywhere. Singkapan batupasir di Pulau Saronde, Gorontalo Utara.
How do Geologists work?
Ahli geologi bekerja melalui penelitian lapangan, melibatkan penggunaan palu, lensa, pita ukur, kompas, GPS dan lainnya. Tujuannya untuk memetakan satuan batuan di lapangan, menghasilkan peta geologi yang menunjukkan distribusi, orientasi dan struktur dari berbagai jenis batuan di suatu daerah. Geologist biasanya mengambil sample batuan di lapangan dan membawanya ke laboratorium untuk selanjutnya dilakukan pengukuran dan analisis. Ahli geologi juga menggunakan data-data geofisika (seperti; seismik, magnetik, gravimetrik, citra satelit, degital elevation models (DEM), dan foto udara) untuk mendapatkan informasi batuan dan struktur geologi.

How do geologists work? sm-iagi ung geologi sampling geofisika kompas geologi geologi lapangan
(Kiri) Mengukur orientasi batuan, (Tengah) Mengambil sampel batuan, (Kanan) Mengambil data geofisika
Sumber gambar : ocw.mit.edu
Begitulah sekilas tentang arti geologi, dan tujuan mempelajari geologi. Jadi, bagi adik-adik SMA yang berniat untuk melajutkan pendidikan ke Universitas dan tertarik dengan ilmu kebumian, di Indonesia sudah banyak Universitas yang membuka jurusan langka ini.

Yang ingin tahu sejarah pendidikan geologi di Indonesia, silakan kunjungi link ini
Salam, 
@EFBumi

Field Report
PETROLEUM GEOLOGY COURSE
November 6-7th 2013

1. Nama Kegiatan :
Petroleum Geology Course

2. Tujuan Kegiatan :
  • Untuk mengetahui genesis geomorfologi delta
  • Untuk mengetahui karakteristik batupasir pada lingkungan pengendapan delta
  • Untuk mengetahui karakteristik batuan bawah permukaan berdasarkan data well log
  • Untuk bisa menginterpretasi data well log
3. Peserta :
Kegiatan ini diikuti oleh 30 mahasiswa, dan 2 dosen Prodi Teknik Geologi Universitas Negeri Gorontalo.

4. Penyelenggara :
SM-IAGI Universitas Negeri Gorontalo.

5. Course :
“Exploration, Production Oil & Gas”
Oleh : Avicenia Darwis (Senior Manager Production Geologist, SKKMigas)

“Sandstone: Deltaic Reservoir & Well Log Analysis”
Oleh : Bhaskara Aji (Production Geologist, SKKMigas)

6. Pelaksanaan
Kegiatan Petroleum Geology Course ini terlaksana selama dua hari, rabu-kamis, tanggal 6-7 November 2013 di Ruang Aula Fakultas MIPA Universitas Negeri Gorontalo.

Hari pertama

Rangkaian acara dimulai pada pukul 09.00 wita dengan acara ramah tamah antar peserta kuliah dan perkenalan secara informal dengan pemateri. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh hadirin. Dilanjutkan dengan sambutan dari Pembantu Dekan I F.MIPA UNG Bapak Drs, Asri Arbie, M.Si sekaligus membuka acara ini.

Masuk pada acara inti, Bapak Bhaskara Aji (SKKMigas) membahas tentang morfologi delta dan karakteristik sandstone sebagai batuan reservoir. Pemateri menjelaskan secara rinci tentang lingkungan geologi batupasir mulai dari braided stream sampai pada basin floor, dan kemudian dilanjatkan dengan mambahas morfologi delta secara spesifik. Sesi pertama ini berlangsung sampai pukul 12.30 wita.

Sesi kedua dimulai puku 13.00 wita. Bapak Bhaskara Aji menjelaskan tentang jenis-jenis dan fungsi masing-masing log kepada peserta. Pemateri membagi perserta dalam 5 kelompok untuk latihan interpretasi data well log.

Hari kedua

Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 wita. Bapak Avicenia Darwis (SKKMigas) memberikan materi tentang Eksplorasi, Produksi Oil & Gas. Pemateri menjelaskan bagaimana proses tahapan mulai dari kegiatan eksplorasi sampai pada produksi oil & gas. Suasana berlangsung dengan hangat dan akrab. Pemberian materi diselingi dengan quis dan meteri softskill dari Bapak Avicenia Darwis dan Bhaskara Aji.

Kegiatan berikutnya dilanjutkan pada pukul 14.00 wita. Bapak Bhaskara Aji menugaskan setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil pengamatan data well log, dan diselingi dengan tanya jawab antara peserta dan pemateri. Bapak Bhaskara Aji mengatakan bahwa sukses tidaknya kegiatan eksplorasi dan produksi oil & gas itu salah satunya bergantung pada hasil interpretasi data well log ini.

Pukul 17.00 wita, seluruh rangkaian acara ditutup oleh Pembantu Dekan 1 F.MIPA UNG dan dilanjutkan dengan penyerahan plakat oleh Bapak Avicenia Darwis selaku pemateri dari SKKMigas kepada Ketua Prodi Teknik Geologi UNG, dan penyerahan souvenir oleh Ketua Prodi Teknik Geologi UNG kepada kedua pemateri. Diakhiri dengan foto bersama.

7. Penutup
Demikian laporan kegiatan ini disusun. Panitia penyelenggara SM-IAGI UNG mengucapakan terimakasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang mendukung terlaksananya kegiatan ini. Maaf atas hal-hal yang kurang berkenan. Semoga di hari depan kami akan semakin baik dalam mengadakan kegiatan-kegiatan yang sama.

Bhaskara Adji (Ketua FGMI) Course Petroleum Geology SM-IAGI UNG
Bapak Bhaskara Aji (SKKMigas) sedang menjelaskan morfologi delta

Bhaskara Adji (Ketua FGMI) Course Petroleum Geology SM-IAGI UNG
Sesi tanya jawab

Field Report
GENERAL LECTURE & LAUNCHING SM-IAGI UNG
July 13th 2013

Launching SM-IAGI UNG
Foto-foto kegiatan lengkap dapat dilihat disini http://goo.gl/Veia8

1. Nama Kegiatan :
General Lecture & Launching SM-IAGI Universitas Negeri Gorontalo

2. Tujuan Kegiatan :
  • Mengoptimalkan proses belajar-mengajar.
  • Meningkatkan wawasan dan kompetensi mahasiswa dalam bidang “Remote Sensing” dan “Mineral Deposits”.
  • Meresmikan Organisasi SM-IAGI Universitas Negeri Gorontalo.
  • Memperkenalkan kepada civitas akademika Universitas Negeri Gorontalo tentang profil dan fungsi pendirian organisasi SM-IAGI Universitas Negeri Gorontalo.
3. Peserta :
Kegiatan ini diikuti oleh 36 mahasiswa Prodi Teknik Geologi – Geografi, dan 6 dosen Fakultas MIPA Universitas Negeri Gorontalo.

4. Penyelenggara :
Mahasiswa Prodi Teknik Geologi Universitas Negeri Gorontalo.

5. Kuliah Umum :
“Remote Sensing Technology in Geoscience”
Oleh : Ir. Ipranto Wignyowinoto, M.Sc (Badan Geologi, KESDM)

“Geology and Mineralization of Tombulilato Au-Cu-Ag Block, Gorontalo”
Oleh : Subehan Achmad (PT. Gorontalo Minerals)

6. Pelaksanaan
Kegiatan kuliah umum dan peresmian SM-IAGI Universitas Negeri Gorontalo ini ini terlaksana pada hari Sabtu, tanggal 13 Juli 2013 di Ruang Aula Fakultas MIPA Universitas Negeri Gorontalo. Persiapan kegiatan ini dilakukan pada pukul 06.00 wita.

Rangkaian acara dimulai pada pukul 08.30 wita dengan acara ramah tamah antar peserta kuliah dan perkenalan secara informal dengan pemateri. Ibu Supartin sebagai pemandu acara. Acara dimulai dengan Kalam Ilahi yang dibawakan oleh saudara Hafid Abugar Ismail, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh hadirin. Dilanjutkan dengan sambutan dari Ka.Prodi Teknik Geologi UNG, sambutan Dekan FMIPA UNG, sambutan serta peresmian SM-IAGI UNG oleh Kepala Bidang Mitigasi Bencana dan Kelestarian Lingkungan, Badan Geologi. Kemudian sambutan dan pemaparan oleh Ketua SM-IAGI UNG, yang ditutup dengan pemutara video profil Forum Geosaintis Muda Indonesia (FGMI). Setelah itu dilanjutkan dengan acara kuliah umum (1) dari Ir. Ipranto Wignyowinoto, M.Sc dengan judul “Teknologi Remote Sensing dalam Ilmu Kebumian”. Bapak Muh. Kasim bertindak sebagai Moderator.

Kuliah umum dibawakan oleh pemateri dengan cara yang simpatik, sehingga membuat suasana menjadi lebih segar dan akrab. Pemateri berhasil menghantarkan peserta kuliah umum untuk memahami konsep–konsep dasar dan aplikasi dari penggunaan remote sensing dengan cara yang sederhana, sehingga tidak terlalu sulit untuk dipahami oleh banyak orang. Jatah waktu kuliah pun tidak penting lagi, sebab audience meminta supaya dilanjutkan meskipun sebetulnya moderator sudah memperingatkannya. Respon puas dari audience itu bisa dilihat dalam sesi tanya jawab dimana para peserta kuliah umum tidak hanya bertanya, tetapi juga memberikan tanggapan dan juga membagi pengetahuan mereka kepada semua yang hadir pada kegiatan ini. Semula acara kuliah umum dan tanya jawab diberikan alokasi waktu sebanyak 1 jam 30 menit, tetapi melihat antusiasme peserta dan hangatnya diskusi yang berlangsung, penyelenggara memutuskan untuk memberi perpanjangan waktu sekitar 30 menit. Tepat sebelum adzan dzuhur kuliah umum sesi pertama berakhir.

Pada pukul 13.00 wita acara dilanjutkan dengan kuliah umum (2) dari Bapak Subehan Achmad (PT. Gorontalo Minerals) yang berjudul “Geology and mineralization of Tombulilato Au-Cu-Ag Block, Gorontalo”. Kuliah umum ini berlangsung dengan sangat baik dan akrab, dan lucu juga karena ada beberapa dari audience yang kurang memahami beberapa bagian materi kuliah, hal ini disebabkan oleh penggunaan istilah-istilah geologi dalam bahasa inggris. Namun dengan sabar pemateri mencoba menjelaskan lagi bagian – bagian tersebut dengan perumpamaan yang sebih sederhana. Kuliah umum ini berakhir pada pukul 14.30 dengan durasi waktu 1 jam 30 menit.

Setelah acara kuliah umum dilaksanakan, rangkaian acara pun selesai dan ditutup dengan penyerahan momento kepada pemateri, dan diakhiri dengan acara foto bersama.

7. Hambatan
Hambatan yang kami temukan saat kegiatan berlangsung adalah padamnya listrik di gedung F-MIPA UNG saat awal kuliah umum sesi pertama dari Pak Ipranto. Kemudian panitia mengarahkan untuk pindah tempat ke gedung geologi.

8. Penutup
Demikian laporan kegiatan ini disusun. Kegiatan kuliah umum dan peresmian SM-IAGI UNG ini tidak mungkin terlaksana tanpa bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu panitia mengucapakan terimakasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang mendukung terlaksananya kegiatan ini.Semoga diwaktu mendatang kita dapat terus bekerja sama untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang dapat mempererat hubungan dan komunikasi, mempertajam pengetahuan, dan melatih keorganisasian.

SM-IAGI UNG

{picture#https://pbs.twimg.com/profile_images/497585628695891970/5H6NQcSq.jpeg} SM-IAGI UNG | Seksi Mahasiswa - Ikatan Ahli Geologi Indonesia Universitas Negeri Gorontalo | Ekstraksi - Konservasi - Mitigasi {facebook#http://www.facebook.com/smiagiung} {twitter#http://twitter.com/smiagiung} {google#http://plus.google.com/+SMIAGIUNG} {pinterest#http://www.pinterest.com/smiagi} {youtube#http://www.youtube.com/channel/UC6ajXFGGmFmwwt-fsxNqsigL} {instagram#http://instagram.com/smiagiung}
Powered by Blogger.